1.22.2011

Hei..Rahim berambut panjang

Hei..Rahim berambut panjang
Teroponglah ruang,
Seringkali ada yang tak lekat pada mata juga pada hati.
Berdamailah dengan suara gaduh dari apa yang kamu sebut aduh..
Percayalah bahwa hati itu utuh,
Tak memihak pada harapan dan ketakutan.
Jangan gusar ketika kamu merasa sasar,
Mungkin ini ujian sabar.
Dengarkan,
Bukan hanya suara hingar,
Juga sayup-sayup dari hati yang kuyup
Menjadilah kuat,
Biar kamu tak berlabuh dengan hati yang aduh..
Hei..Rahim berambut panjang

1.18.2011

Kejar Rejeki

Kamu tidak mengalahkan ku.
Akupun tak mengalahkan mu.
Aku cuman ingin kita berlari bersama.
Kalau kamu kelelahan karenanya,
Tentu aku berempati,
Pun begitu ketika aku yang kelelahan.
Maka kita ada untuk saling menggenggam tangan,
Menarik satu sama lainya.
Kita berlari bersama.
Namun,
Jika kamu enggan,
Maka tak apa aku tak akan memaksakan,
Dan tak akan menunggumu untuk berlari.

1.17.2011

Terjemah jadi hikmah

Hari-hari yang tak diam,
mondar mandir pergi,
angin-anginan,
dan fisik masih tetap oke..
Alhamdulillah..
Terimakasih atas penjagaanMU..

Selalu menyukai perjalanan pagi hingga malam macam ini..
kali ini jalan-jalan dari utara sampai selatan yang kususur
mempertemukan ku dengan awal yang tak terduga
Alhamdulillah..
Terimakasih hamba masih diberi kesempatan menjemput rejeki dari hamba-hambaMU..

Akhirnya kembali,
setelah seharian menaklukan liukan juga genang jalan
tak banyak yang didapat selain baju kuyup dan hati yang berlimpah syukur
Alhamdulillah..
Terimakasih hamba masih diberi kesempatan menikmati hujanMU..

11.17.2010

Cinta itu. . .

Cinta..Cinta..Seorang ajik ngomongin apa itu cinta?? hahhahahhha~ Hanya bisa berteori dan jauh dari yang namanya mempraktekan, kalo ga percaya silakan tanya sama mantanku atau silakan mencobanya dengan pacaran sama aku huahahhhahhha~ 8P. Tapi tahukah kamu membicarakan tentang cinta itu emang mengasyikan dan ga ada habis-habisnya, hehhehe~ Sekarang aku ingin mengartikan apa itu cinta berdasar pengalaman dan sebatas kemampuanku. Semoga bermanfaat 8D. 
Cinta adalah sesuatu yang kita tidak bisa menyentuhnya karena tidak nyata. Cinta itu seperti angin, ketika angin bertiup kita tidak bisa menyentuh atau melihatnya, tapi kita bisa merasakan kehangatan dan kesejukan pada saat yang sama. 
Cinta itu kekuatan. 
Cinta dimulai dari pikiran kita. Kita menjadi apa yang kita pikirkan. Pikiran mencintai menciptakan pengalaman dalam hal mencintai dan hubungan yang penuh dengan cinta. Harapan dapat mengubah keyakinan dan pikiran kita tentang diri kita dan orang lain. Jika kita ingin mencintai orang lain, kita perlu mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan mereka.
Cinta itu menghormati. 
Kita tidak bisa mencintai siapapun atau apapun kecuali yang pertama kita lakukan adalah menghormati mereka. Orang pertama yang kita butuhkan utntuk dihormati adalah diri kita sendiri. Untuk mulai mendapatkan rasa hormat bertanyalah pada diri sendiri. "Apakah saya menghormati diri saya?" dan untuk mendapatkan rasa hormat terhadap orang lain, bahkan orang yang kamu tidak suka, tanyakan pada diri sendiri "Apa yang saya hormati tentang mereka?".
Cinta itu memberi
Jika kita ingin menerima cinta, yang harus kita lakukan adalah memberikanya. Semakin banyak kita memberi, semakin banyak pula kita akan menerima. Untuk cinta adalah memberikan diri kita, dengan bebas dan tanpa syarat. Rahasia menjalin hubungan bahagia seumur hidup adalah untuk selalu berfokus pada apa yang dapat kita berikan dan bukan yang dapat kita ambil.
Cinta itu persahabatan
Untuk menemukan cinta sejati pertama-tama kita harus menemukan seorang sahabat sejati. Persahabatan adalah tanah dimana benih cinta tumbuh. Jika kita ingin membawa cinta ke suatu hubungan, kita harus terlebih dahulu membawa persahabatan.
Cinta itu sentuhan
Sentuhan adalah salah satu ekspresi cinta yang paling kuat. Sentuhan merubah fisik dan emosional kita, dan membuat kita lebih mudah menerima cinta.
Cinta itu melepaskan
Jika kita mencintai sesuatu, bebaskanlah. Bahkan dalam hubungan percintaan, orang pun membutuhkan ruang mereka. Jika kita ingin belajar mencintai, pertama kita harus belajar untuk memaafkan dan melepaskan masa lalu dan keluhan. Cinta berarti melepaskan prasangka ketakutan, ego, dan kondisi kita.
Cinta itu komunikasi
Mencintai seseorang adalah untuk berkomunikasi dengan mereka. Biarkan orang yang kita cintai tahu, bahwa kita mencintai dan menghargai mereka. Jangan pernah takut untuk mengatakan "Aku Mencintaimu". Jangan lewatkan kesempatan untuk memuji dan mengakui seseorang. Selalu meninggalkan seseorang yang kita cintai dengan kata cinta..bisa jadi itu menjadi terakhir kali kita melihat mereka.
Cinta itu komitmen
Jika kita ingin memiliki cinta dalam jumlah yang berlimpah-limpah banyaknya, kita harus berkomitmen untuk itu. Komitmen adalah ujian cinta sejati. Jika kita ingin memiliki hubungan percintaan, kita harus berkomitmen untuk hubungan percintaan tersebut. Bila kita berkomitmen dengan seseorang atau sesuatu, tidak ada pilihan untuk berhenti. Komitmen membedakan rapuhnya hubungan dari satu kekuatan mencintai.
Cinta itu nafsu
Nafsu menyatu dengan cinta dan menyimpanya dalam keadaan hidup. Nafsu tidak datang dari daya tarik fisik saja, itu datang dari dalam, komitmen, kegairahan, perhatian, dan kegembiraan. Inti dari cinta dan kebahagiaan adalah sama, semua yang perlu kita lakukan adalah untuk hidup setiap hari dengan nafsu.
Cinta itu kepercayaan
Kita tidak dapat mencintai seseorang sepenuhnya kecuali jika kita mempercayai mereka sepenuhnya. Kepercayaan adalah penting dalam hubungan percintaan. Kepercayaan diri, kepercayaan orang lain, dan kepercayaan dunia. Ini adalah pondasi untuk cinta.

10.26.2010

Selalu menginginkan dan selalu memimpikan

Aku mempunya teman perempuan, dia memanggilku "teman terbaik". Aku sering menatap wajah tenangnya saat kita ngobrol dan berharap dia adalah milik ku. Tapi dia tidak pernah melihat ku seperti cara aku melihatnya, aku berharap dia melakukanya, dan aku menyadari bahwa aku ingin mengatakan padanya, aku ingin dia tahu bahwa aku tidak ingin menjadi sekedar teman, aku benar-benar menyukainya, tapi aku terlalu malu, dan aku tidak tahu kenapa.

Hapeku berdering, dari dia. Dia sedang bersedih hati, bergumam tentang kenapa cintanya telah patah. Dia bertanya apakah dia bisa datang karena dia tidak ingin sendirian, dan aku mengijinkanya. Saat aku duduk di sampingnya, aku menatap wajah tenangnya, berharap lagi dia adalah milik ku. Setelah dua jam berlalu, sebagian besar dihabiskan dengan bicara, dia memutuskan untuk pulang. Dia terlihat dalam di mataku, berkata "terima kasih" dan memberiku ciuman di pipi. Aku ingin mengatakan padanya, aku ingin dia tahu bahwa aku tidak ingin menjadi sekedar teman, aku benar-benar menyukainya, tapi aku terlalu malu, dan aku tidak tahu kenapa.

Suatu waktu dalam dua bulan, dia meneleponku kembali mengatakan bahwa kencanya hambar, dia tidak mungkin menemaninya menghadiri acara ulang tahun temanya. Lebih lanjut, dia meminta aku untuk menggantikanya. Seperti yang aku ingat, aku juga punya rencana malam iu. Tapi tentu saja, keinginanya dan permintaanya selalu datang pertama, diatas semuanya, bagi ku.
Sesampainya di rumah makan, di kursi bambu no 15, dia menatap aku dengan mata lembut diikuti dengan lembut senyumnya.
Aku ingin dia menjadi milikku, tapi dia tidak pernah memikirkan aku seperti itu, dan aku tahu itu. Lalu dia berkata "Aku punya waktu yang terbaik, terima kasih!" dan memberiku ciuman di pipi. Aku ingin mengatakan padanya, aku ingin dia tahu bahwa aku tidak ingin menjadi sekedar teman, aku benar-benar menyukainya, tapi aku terlalu malu, dan aku tidak tahu kenapa.

Sekarang aku duduk di bangku. Sahabatku akan menikah sekarang. Menikah dengan laki-laki lain. Aku berharap aku pengantinya, aku berharap yang mencium dan memasukan cincin ke jari manisnya adalah aku. Tapi dia tidak pernah melihatku seperti itu, dan aku selalu tahu itu. Dilain waktu, dia datang kepadaku dan berkata "terima kasih sudah datang" dan (selalu) mencium pipiku, tapi kali ini dia memberi aku surat dan meminta aku untuk membacanya setiap kali aku punya waktu. Aku ingin dia tahu bahwa aku tidak ingin menjadi sekedar teman, aku benar-benar menyukainya, tapi aku terlalu malu, dan aku tidak tahu kenapa.

Di kamar, aku membaca suratnya. Itu adalah penghargaan suratnya bagi aku menjadi sahabat yang terbaik untuk semua tahun yang baik dan buruk. Di akhir suratnya, dia menulis "Aku ingat saat menatap muka imut dan berharap dia adalah milikku, tapi dia tidak pernah melihat aku seperti itu, dan aku tahu. Aku ingin memberitahunya bahwa aku mencintainya tapi aku takut. Aku tidak punya hati untuk mengatur dia pergi. Aku ingin dia tahu bahwa aku tidak ingin menjadi sekedar teman, aku mencintainya dan aku berharap dia akan mencintaiku juga"


10.24.2010

Sepatu dan Sandal Jepit

Suatu hari di salah satu toko sepatu dan sandal, seorang pramuniaga meletakan sepatu yang anggun di salah satu etalase tidak jauh  dari sepasang sandal jepit

Sepatu : Oh sandal jepit, malang sekali nasibmu, diciptakan sekali dalam bentuk buruk dan tidak menarik, tidak dapat tempat penyimpanan yang istimewa, dan kalo hilang pun tidak disesali, seru sepatu dengan nada sombong

Sandal jepit : Terdiam, lalu melemparkan senyum manis dan persahabatan

Sepatu : Apa asyiknya menjadi sandal jepit? yang makai aja tidak merasa bangga sedikitpun, ujar sepatu dengan nada tinggi dan sinis

Sandal jepit : Menarik nafas dan dengan tatapan lembut berkata pada si sepatu. " Hai sepatu yang baik, pemakaimu mungkin akan merasa bangga saat memakaimu, menyimpanmu ditempat yang terjaga, membersihkanmu meskipun masih bersih, bahkan sesekali memamerkanmu kepada tetangga yang berkunjung kerumah", sandal jepit berhenti bicara dan membiarkan sepatu menikmati pujianya.

" Tapi sepatu yang baik, kamu hanya menemani pemakaimu didalam kesemuan saja, pergi ke kantor atau ke undangan-undangan perkawinan atau pesta untuk sekedar sebuah kebanggaan. Kamu hanya dipakai sesekali saja. Lain halnya dengan aku, aku siap menemani pemakaiku kemana saja, bahkan ke toilet ataupun kamar mandi. Aku selalu membuat pemakaiku merasa rindu terhadapku. Setelah pemakaimu merasa puas dalam cengkeraman indahmu, maka pemakaimu akan segera merindukanku. Karna apa sepatu? Karna aku memberikan kenyamanan. Aku tidak butuh perhatian dan perawatan yang spesial. 
Sepatu! Temanku yang baik, buat apa kehebatan kalo cuman sekedar untuk dipamerkan dan menimbulkan efek ketakutan untuk kehilangan. Buat apa kepandaian dikeluarkan hanya untuk sekedar mendapatkan kekaguman, kata sandal jepit dengan antusias dan membiarkan sepatu terpana

Sepatu : Bukankah menyenangkan kalo kita dikagumi oleh banyak orang, jawab sepatu

Sandal jepit : Tersenyum dan berkata, Temanku! Sesungguhnya ditengah kekaguman itu kita sedang menciptakan tembok pembeda, semakin kita ingin dikagumi maka sesungguhnya kita sedang membangun temboknya

Tiba-tiba si pramuniaga datang dengan tergesa-gesa mengambil sandal jepit karna mau mengambil air wudhu. Dengan tersenyum sandal jepit berbisik kepada sepatu. Lihat temanku, untuk berbuat baik pun manusia mengajaku dan meninggalkanmu

9.30.2010

I just wanna...

Saya hanya ingin tersenyum dan tertawa
Membiarkan orang-orang di sekitar saya tahu sukacita saya
Untuk membuat orang-orang di sekitar saya bahagia

Saya hanya ingin menari
Ketika saat saya menunggu cinta
Seperti saat saya selalu merasakan cinta
Untuk memenuhi hidup saya dengan cinta

Saya hanya ingin melukis
Tidak akan pernah menutup mata saya
Seperti saya selalu membuka pikiran saya
Untuk menjadikan dunia ini kembali berwarna

Saya hanya ingin menulis
Ketika saya tidak pernah menunggu waktu
Seperti saya selalu membuat waktu saya
Untuk membawakan kembali imajinasi kepada orang lain

Saya hanya ingin berjalan
Seperti saya tidak pernah pergi kembali
Seperti saya ingin pergi berkeliling
Untuk pengalaman kehidupan yang ada di sekitar saya

Saya hanya ingin melompat
Ketika saya tidak pernah menunggu kesempatan
Saat saya selalu menciptakan peluang
Untuk membawa kembali kehidupan ke bumi

Saya hanya ingin berlari
Seperti saya tidak pernah menunggu uang
Saat saya selalu mencoba untuk mendapatkan uang
Untuk mendapatkan yang terbaik bagi diri saya sendiri

Saya hanya ingin berputar
Saat saya tidak pernah ingin membandingkan
Saat saya selalu ingin menjadi unik
Untuk membuat dunia lebih bervariasi dan meriah

Saya hanya ingin menjalani hidup saya
Seperti saya tidak pernah menghindari kegagalan tetapi menggunakanya
Seperti saya tidak pernah memikirkan kesalahan tetapi belajar darinya
Untuk menemukan sesuatu yang berharga buat hidup ini